Kisah Inspiratif dari pendiri Uniqlo dan Qnet Ora Umum

 

Tadashi Yanai adalah seorang pendiri perusahaan pakaian Uniqlo. Kamu pasti sering mendengar bukan brand Uniqlo. Ya dia adalah orang yang mendirikannya. Dia sukses menjalankan bisnisnya seperti orang lain yang sukses dengan bisnis Qnet Ora Umum.

Berawal dari bisnis pakaian formal menjadi kasual. Yanai mengubah bisnisnya ini ketika ia sedang berlibur ke negara Thailand pada tahun 1985. Alasannya karena ia sengaja untuk belajar mengenai market value. Disana ia takjub melihat banyaknya pakaian kasual asal China yang dijual dengan harga yang sangat murah.

Dari situlah ia merubah bisnisnya dari jas formal ke pakaian kasual. Merubah bisnisnya membuat Tadashi membangun kembali bisnisnya dari 0. Ia bahkan tak tau bagaimana caranya membuat produk murah dan orang tidak tahu mengenai Qnet Ora Umum. Ia berfikiran untuk mendatangkan langsung produknya dari China, dengan begitu ia langsung bisa menjual kembali dengan harga yang murah.

Tahun 1984 menjadi awal bagi Tadashi membuka Uniqlo di Hiroshima. Nama Uniqlo sendiri penggabungan kata Unique Clothing. Dalam waktu singkat pakaian murah Uniqlo langsung digemari oleh masyarakat Jepang.

Satu pelajaran dari seorang Tadashi adalah tak perlu sungkan atau malu untuk belajar dari pesaing. Di awal mulai usahanya, ia bekerja sama dengan Giordano untuk memproduksi barang yang akan dijual. Ia pun tak segan meniru sistem produksi GAP yang sudah menjadi salah satu perusahaan retail terbaik. Untuk bisa menjadi sukses, Tadashi mendobrak semua zona nyaman di hidupnya dalam upaya membangun bisnis. Dimulai dari ia membanting setir bisnis toko jas yang sudah menjadi turun menurun keluarga ke bisnis pakaian kasual. Hingga ia mengambil resiko untuk membuka cabang Uniqlo di banyak negara sekaligus. Dalam percobaan pertamanya, ia langsung membuka 22 cabang Uniqlo di London ditambah 3 gerai di New Jersey. Hal ini amat berbeda dengan perusahaan Jepang lainnya yang tidak berani untuk memulai sesuatu.

Dalam perjalanan karir bisnisnya, tak selalu mulus seperti sekarang. Ia pernah gagal pada awalnya seperti halnya berbisnis di Qnet Ora Umum. Dalam kurang dari 2 tahun, semua cabang Uniqlo terpaksa gulung tikar. Dikarenakan Uniqlo tidak memperhitungkan ukuran produk mereka dengan badan orang asing. Bahkan Uniqlo pernah dianggap remeh di negara Eropa dan Amerika.

Dari situlah, membuat Tadashi harus bangkit. Ia akhirnya bekerja sama dengan salah satu desainer terkenal dari Jepang dan Eropa untuk merevisi produknya. Membangun Uniqlo bagi Tadashi adalah membuat pakaian murah, bagus, bisa dipakai kapan saja dan cocok untuk semua orang. Ia tak pernah mengikuti trend fashion yang sedang berkembang. Idenya ini dianggap tidak wajar oleh sebagian orang, namun Tadashi menepis semua anggapan miring dengan hasil sekarang ini. Saat ini penjualan Uniqlo malah bisa menyaingi produk fashionable lainnya seperti Zara, H&M, dan lainnya.


webquiz.info

Keuntungan mengikuti bisnis MLM seperti Amoeba International

Ketika biaya hidup semakin meningkat, membuat orang rela menghabiskan waktunya untuk bekerja. Apapun pekerjaannya, selagi mereka bisa memenuhi kebutuhan hidupnya pasti akan dijalan. Entah mereka bekerja untuk orang lain atau bekerja untuk diri sendiri. Semua itu menjadi pilihan kita sendiri. Terlepas dimana kita bekerja, semua memiliki tujuan yang sama dalam hidupnya.

Tidak jarang pula sekarang ini, banyak orang yang melakukan dua kegiatan itu secara bersamaan. Mereka bekerja untuk orang lain tetapi bekerja pula untuk dirinya. Istilahnya adalah ia seorang karyawan sekaligus menjadi pengusaha di tempat lain. Alasan mereka pun sama, demi memenuhi kebutuhan hidupnya.  Tetapi ada pula yang hanya menjadi karyawan ataupun pengusaha.

Buat orang yang memilih jalan hidupnya untuk berwirausaha, membutuhkan effort lebih ketimbang para karyawan di perusahaan orang. Mengapa demikian?

Karena mereka yang menjadi karyawan tidak dipusingkan bagaimana agar mendapat keuntungan yang lebih. Mereka selalu mendapat pendapatan yang stabil tiap bulannya. Berbeda dengan wirausaha. Mereka setiap hari memikirkan bagaimana ia bisa mendapatkan keuntungan agar bisnisnya tersebut tidak gulung tikar.

Walaupun begitu, tidak membuat karyawan hidup lebih bahagia ketimbang wirausaha. Mereka yang bekerja pada orang lain tidaklah selalu menyenangkan. Untuk menjadi sukses dan mendapatkan penghasilan yang besar, butuh waktu yang panjang agar karirnya meningkat.

Tak hanya itu, banyak lagi keluhan lainnya yang menjadi alasan kenapa menjadi karyawan tak selalu menyenangkan.

Dari alasan tersebut lah, membuat sebagian orang mulai beralih ke wirausaha. Ada beberapa alasan kenapa mereka mulai beralih menjadi orang pebisnis. Terlepas dari banyaknya kelemahan dari seorang pebisnis.

  1. Ingin menyejahterakan hidup

Siapa yang tidak ingin hidupnya lebih layak? Pasti semua orang ingin. Semua upaya diusahakan agar hidupnya lebih baik. Itulah yang membuat beberapa orang ingin beralih ke bisnis. Walaupun itu hanya bisnis kecil. Meski demikian, mereka bebas untuk melakukan apa saja. Tidak terikat dengan kontrak.

  1. Mengajak orang untuk bekerja

Dalam mengembangkan bisnis, pastinya kita meminta bantuan kepada orang lain. Sangat tidak mungkin, orang mengembangkan bisnisnya hanya diri sendiri. Dengan begitu, secara tidak sadar mereka telah membuka lapangan pekerjaan yang baru bagi orang lain.

Terbukti, di Indonesia sendiri tingkat pengangguran masih berada di titik tertinggi. Adanya lapangan pekerjaan baru menjadi angina segar untuk orang yang sedang mencari pekerjaan. Karena tidak semua memilih untuk membuka bisnis dengan alasan tertentu.

  1. Tidak diatur orang lain, malah mengatur orang lain

Setiap perusahaan pastinya ada aturan yang harus ditaati oleh karyawannya. Namun hal ini tidak berlaku untuk orang yang membuka bisnis. Mereka bebas melakukan apa saja tanpa adanya orang yang menegur. Mereka pun tak mendapat tekanan dari pihak manapun. Malah mereka lah yang mengatur orang. Mereka yang membuat peraturannya sendiri untuk perusahannya.

  1. Selalu mempunyai ide

Setiap orang dilahirkan dengan bermacam-macam ide di kepalanya. Tidak ada orang yang tidak kreatif di dunia ini. Ketika seseorang mempunya ide kreatif, tetapi tidak bisa dikembangkan itu sangat disayangkan. Kembali dengan point diatas, mereka harus mengikuti aturan yang ada. Tidak bisa melakukan sebebas mungkin.

Karena itu lah, kenapa orang berbisnis selalu memiliki ide cemerlang, mereka selalu mempunyai ide baru untuk memajukan bisnisnya. Bila sudah maju, maka pendapatannya pun akan semakin besar, yang membuat hidupnya semakin sejahtera.

  1. Memiliki waktu untuk keluarga lebih banyak

Mempunyai bisnis sendiri, menjadikannya bebas dalam waktu. Mereka tidak mengharuskan bekerja dari pagi hingga malam. Tidak mengharuskannya pula bekerja pada sebuah kantor. Karena bebas dalam waktu bekerja, membuatnya memiliki waktu lebih banyak untuk keluarganya. Apalagi bila ia sudah berumah tangga. Waktu bersama orang terkasih adalah hal yang paling berharga.

Alasan terakhir ini yang menjadi acuan kenapa mereka memilih membuika bisnis sendiri ketimbang bekerja pada sebuah pekerjaan.

Diatas adalah beberapa alasan kenapa mereka memilih memiliki pekerjaan sendiri ketimbang bekerja pada orang. Memang tidak mudah untuk memulainya, tetapi bila sudah diniatkan dan direncanakan dengan matang semua akan berjalan dengan lancar.

Walaupun demikian, ada pula yang menjadikan keduanya bersamaan. Di satu sisi mereka bekerja pada orang lain namun di sisi lain mereka bekerja untuk diri sendiri. Apakah bisa? Tentu saja bisa kalau kita mengatur waktu dengan maksimal.

Bisnis seperti apakah itu? Mereka mengikuti bisnis MLM Qnet Indonesia. Pasti bila sudah mendengar nama itu, semua menutup telinga. Bisnis yang dianggap penipuan ini nyatanya sangat berkembang di Indonesia.

Kalau bisnis MLM apakah bisa dikatakan dengan bisnis sendiri? Bukankah mereka bekerja pula pada orang lain. Ya memang, seperti yang sudah dikatakan, mereka bekerja pada keduanya. Mereke bekerja pada perusahaan mlm tersebut, namun bekerja untuk diri sendiri. Dari alasan diatas, sebenaranya sudah terlihat kenapa ini bisa dikatakan bisnis. Karena mereka yang bergabung, mengajak orang lain pula bekerja. Bisa dikatakan membuka lapangan pekerjaan juga bukan?

Sekarang ini, teknologi sudah semakin canggih. Pergunakanlah teknologi sebaik mungkin. Bila ada berita mengenai Qnet penipuan semua bisa dicari dengan mudah.

Walaupun bekerja pada orang lain, sistem kerja bisnis mlm qnet ini tidak seperti perusahaan lainnya.

Penipuan Produk Qnet

Memulai sebuah bisnis memang tak semudah membalikan telapak tangan. Perlu persiapan yang matang untuk membuka bisnis baru. Tak hanya bisnis besar, bisnis sekecil apapun harus dipersiapkan dengan matang. Apalagi dari segi materi. Kita harus mempunyai materi yang lebih untuk bisa membuka bisnis baru hingga ia stabil. Tidak ada orang yang baru merintis bisnis langsung dengan cepat melejit penghasilannya. Semua perlu waktu agar bisa menjadi sukses. Tak menjamin usaha besar dapat sukses dengan cepat ataupun sebaliknya. Semua tergantung bagaimana kita mengatur itu semua dengan baik.

Tidak ada batasan umur dalam membangun bisnis. Siapapun bisa melakukannya. Kunci utamanya adalah fokus dengan apa yang dikerjakan.

Berikut adalah beberapa tips yang bisa anda tiru dalam memulai bisnis. Entah bisnis rumahan atau bisnis jasa atau bisnis jenis mlm.

  1. Buka bisnis sesuai dengan hobi dan kemampuan

Kalo anda ingin membuka bisnis sendiri adalah yang pertama adalah sesuai dengan kemampuan diri sendiri. Jangan memaksakan kehendak diluar dari kemampuan. Bila iya, itu akan menjadi boomerang sendiri untuk diri anda kedepannya. Misalnya adalah anda tidak menyukai fotografi tetapi memaksakan untuk membuka bisnis usaha fotografi. Itu tidak akan berhasil nantinya atau malah merugi.

  1. Mencari investor dengan konsep yang menarik

Sudah menjadi rahasia umum, membuka bisnis sangat menguras pengeluaran. Apalagi kalau bisnis dibangun sendiri tanpa join dengan teman. Maka dari itu, penting diketahui bahwa anda harus mencari seorang investor yang mau menginvestasikan modalnya untuk bisnis anda. Tak semua investor langsung mau berinvestasi ke bisnis anda yang baru akan dirintis. Biasanya para investor bersedia berinvestasi ke bisnis atau perusahaan yang memang sudah mempunyai nama atau yang sudah sukses. Oleh karena itu, ini adalah tugas pertama yang harus dilakukan dengan memberi konsep yang menarik. Cara menjalankan bisnis, bagaimana anda mendapatkan untung atau yang lainnya sehingga para investor bersedia untuk membantu anda.

  1. Fokus

Point ini sangat penting dalam hal apapun. Entah membangun bisnis ataupun bekerja pada suatu perusahaan. Anggap saja kita sedang belajar untuk ujian. Pastinya kita harus fokus belajar supaya mendapat nilai yang baik nantinya. Itu juga berlaku untuk bisnis. Kita harus fokus apa yang dikerjakan supaya mendapatkan hasil yang maksimal nantinya. Supaya mendapatkan hasil yang maksimal, kita harus fokus dengan satu tujuan. Maksudnya adalah kita hanya boleh fokus dalam satu bisnis untuk mengembangkan bisnis. Tidak akan bisa blila kita fokus pada dua bisnis. Hanya satu yang menjadi fokusan, akan memudahkan anda mengembangkan semua ide untuk membangun bisnis.

  1. Tidak malu untuk selalu belajar

Walaupun anda membangun bisnis sesuai kemampuan dan keahlian, tidak ada salahnya selalu bertanya kepada orang yang sudah berpengalaman. Ilmu yang didapat dari orang akan sangat berguna untuk anda yang akan memulai. Kesalahan-kesalahan orang lain dalam membangun bisnisnya bisa menjadi acuan untuk meniminalisir terjadi terhadap bisnis anda. Setidaknya apabila itu terjadi, anda sudah mengetahui bagaimana mengatasi permasalahan tersebut. Jangan sungkan pula selalu berkonsultasi dengan orang lain yang sudah berpengalaman dalam berbisnis.

  1. Posisikan diri anda sebagai pemberi masukan dan mentor

Jangan pelit untuk memberikan masukan yang bagus untuk konsumen yang akan membeli barang atau jasa anda. Berilah masukan ataupun arahan yang baik dan benar supaya konsumen merasa puas dengan anda. Jangan sekali-sekali untuk membohongi konsumen agar mendapatkan keuntungan yang besar. Bila dari awal sudah menerapkan yang salah, percayalah bisnis anda akan tidak berjalan dengan lancar kedepannya. Apalagi kalau kamu sudah mempunyai bisnis cabang yang dikelola oleh anak buah. Jangan ajarkan mereka untuk membohongi publik. Itu akan membuat konsumen tidak akan pernah percaya lagi dengan bisnis anda, walaupun yang melakukan hanya satu cabang saja. Seperti halnya bisnis mlm, sekarang ini banyak beredar bahwa bisnis mlm Qnet Penipuan. Bila ditelisik dengan cermat, hal itu karena dilakukan oleh segelintir orang agar mendapat downline sebanyak-banyaknya.

  1. Jangan marah bila mendapat kritikan

Pro kontra pasti sering terjadi pada dunia bisnis. Tidak semua orang puas dengan apa yang mereka dapat. Apalagi dalam berbisnis. Apabila anda berbisnis barang pastinya ada saja orang yang berkeluh kesah tentang produk yang anda jual. Jadilah pendengar yang baik dan beri alasan yang baik pula. Jawab dan perlakukan konsumen yang baik, maka mereka akan menghargai kembali kalian. Selain bisnis barang, jasa pun seperti itu, tidak semua orang puas dan nyaman dengan pelayanan kita. Terima dengan baik semua kritik dan omongan negative, jangan terlalu dibawa ke hati apabila memang perkataannya sudah tidak mengenakan. Jadikan itu adalah nilai plus tambahan agar bisa meningkatkan kembali perkembangan bisnis anda.

  1. Iklankan bisnis dengan tepat

Setelah konsep yang matang dan bisnis sudah berjalan. Lakukan pemasaran iklan bisnis anda. Tanpa adanya iklan, pastinya bisnis anda tidak akan dikenal banyak orang. Banyak cara untuk melakukan iklan. Saat ini teknologi sudah sangat canggih, maka dari dengan mengiklan dengan memanfaatkan media internet sangat dianjurkan. Namun harus diperhatikan, target pasar bisnis anda menjurus kemana, jangan salah memilih target konsumen yang malah tidak membuat berkembang.

Demikian beberapa tips yang bisa anda perhatikan dalam memulai bisnis. Apapun jenis bisnisnya, kalau anda mengerjakan dengan sepenuh hati dan tak pantang menyerah pastinya akan mendapatkan hasil yang memuaskan.

Komitmen Qnet Indonesia untuk memberdayakan Wanita

Komitmen Qnet untuk lebih memberdayakan wanita di seluruh dunia semakin dilaksanakan. Setelah sebelumnya Qnet menjadi sponsor pada tim wanita sepakbola asal Inggris, Manchester City sekarang beralih ke negara Indonesia.

Belum lama ini sebanyak 30 guru perempuan mengikuti pelatihan olahraha inklusif di Subang, Jawa Barat. Pelatihan ini merupakan salah satu kegiatan Qnet Indonesia yang bekerja sama dengan RHYTHM Foundation dan ASA Foundation.

Tujuan adanya kegiatan ini dikarenakan mereka menilai anak penyandang disabilitas tidak bisa menikmati hari-harinya untuk berolahrga. Mereka sering melihat anak penyandang disabilitas hanya diam dan jadi penonton saat kegiatan olahraga.

Karena itulah Qnet, RHYTHM Foundation, dan ASA Foundation mengajarkan para guru cara olahraga yang dirancang untuk para penyandang disabilitas.

Diharapkan dengan adanya olahraga ini, anak-anak berkebutuhan khusus tersebut dapat lebih aktif dan percaya diri di sekolah. Tidak hanya lebih aktif dan percaya diri, anak tersebut akan semakin sehat dan bahagia di kesehariannya.

Kegiatan ini akan berlangsung hingga satu tahun kedepan. Setiap bulannya para guru dimintai laporan tentang perkembangan anak didiknya dan akan dievaluasi oleh tim dari ASA Foundation.

Saat pembukaan beberapa waktu yang lalu, Hena Daryadi selaku perwakilan Qnet Indonesia dan RHYTHM Foundation mengharapkan anak penyandang disabilitas tidak hanya menonton saja tapi juga ikut berolahrga. Bahkan mereka berharap salah satu dari mereka mewakili Indonesia untuk lomba di kompetisi Paralimpiade.

Ditempat yang sama, Asda 1 Setda Pemkab Subang, Bambang Suhendar mengatakan adanya program ini bertujuan untuk anak berkebutuhan khusus mendapatkan haknya yang sama pada penyandang disabilitas untuk kesempatan bekerja.

Beliau pun mengatakan bahwa sebagian perusahaan yang ada di Subang mulai membuka kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas.

Berita ini menjadi angin segar untuk para penyandang disabilitas, dikarenakan selama ini mereka sulit untuk mendapatkan pekerjaan karena kekurangannya.